Malua, Enrekang – Aula Kantor Kecamatan Malua pada hari itu menjadi saksi awal dimulainya pengabdian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) di wilayah Kecamatan Malua. Acara Penerimaan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) berlangsung dengan penuh kehangatan, dihadiri langsung oleh Camat Malua, Bapak Hasman, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Desa atau Penjabat (PJ) Kepala Desa dari desa-desa yang akan menjadi lokasi penempatan mahasiswa KKN. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata sekaligus jembatan awal kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa. Tak ketinggalan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari masing-masing posko KKN juga hadir untuk memastikan seluruh mahasiswa dapat menjalankan program dengan baik sesuai rencana kerja yang telah disusun.
Dalam sambutannya, Camat Malua menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. “KKN bukan sekadar kegiatan akademik, tapi kesempatan nyata untuk mengasah kepedulian, kemampuan komunikasi, dan keterampilan beradaptasi. Harapannya, kehadiran mahasiswa UMPAR dapat membawa ide-ide segar dan solusi kreatif untuk kemajuan desa,” ujarnya.
Bapak Hasman juga menjelaskan bahwa program kerja (proker) utama yang dibawa mahasiswa KKN tahun ini adalah pembuatan website untuk desa. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan tema KKN kali ini, yaitu “Digitalisasi Desa, Memajukan Bangsa, Mencerahkan Ummat”. Tema tersebut mencerminkan semangat untuk mendorong desa-desa di Kecamatan Malua bertransformasi ke arah yang lebih modern, efektif, dan terbuka dalam pengelolaan informasi, sehingga pelayanan publik menjadi lebih cepat dan transparan.
Acara ini berlangsung dengan suasana penuh keakraban. Setelah pembukaan, para mahasiswa diperkenalkan kepada perangkat desa yang menjadi mitra kerja mereka selama masa pengabdian. Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun sinergi antara dunia akademik dan masyarakat, sehingga program yang dijalankan nantinya dapat benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran.
Dengan mengusung semangat kolaborasi, mahasiswa KKN UMPAR yang tersebar di beberapa desa di Kecamatan Malua diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata, baik dalam bentuk pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas aparatur desa, maupun inovasi yang mendukung pembangunan lokal.
Kegiatan penerimaan mahasiswa KKN ini ditutup secara simbolis dengan penyerahan cenderamata dari pihak kampus kepada perwakilan Kecamatan Malua sebagai bentuk apresiasi dan tanda resmi penerimaan mahasiswa. Penyerahan tersebut juga menjadi simbol awal kerja sama antara mahasiswa UMPAR dengan pemerintah kecamatan dan masyarakat selama masa pelaksanaan KKN.
Sebanyak puluhan mahasiswa dari berbagai program studi UMPAR akan menjalankan pengabdian selama kurang lebih 40 hari di sejumlah desa dalam lingkup Kecamatan Malua. Kegiatan mereka akan difokuskan pada berbagai program yang telah dirancang sesuai kebutuhan lokal, seperti website Sidesa, produk UMKM, dokumenter dan lain sebagainya..
Dengan diterimanya mahasiswa KKN UMPAR 2025 di Kecamatan Malua, diharapkan kehadiran mereka mampu menjadi motor penggerak perubahan dan memperkuat ikatan antara institusi pendidikan tinggi dengan masyarakat akar rumput.